Sejak Kedatangan Belanda Dibawah Pimpinan Cornelis De Houtman Belanda Selalu Berusaha Menerapkan Monopoli Perdagangan Rempah-rempah Terutama Setelah Berdirinya VOC. Dalam Menghadapi Keinginan Belanda Tersebut Sultan Ageng Tirtayasa Menerapkan Kebijakan “perdagangan Bebas” Yang Berarti?

Sejak kedatangan Belanda dibawah pimpinan Cornelis de Houtman Belanda selalu berusaha menerapkan monopoli perdagangan rempah-rempah terutama setelah berdirinya VOC. Dalam menghadapi keinginan Belanda tersebut Sultan Ageng Tirtayasa menerapkan kebijakan “perdagangan bebas” yang berarti?

  • Membebaskan rakyat Banten untuk tidak terikat dengan monopoli Belanda
  • Semua petani wajib menjual rempah-rempahnya kepada Belanda
  • Belanda bebas melakukan monopoli perdagangan di Banten
  • Sultan membaskan Belanda untuk menjual dagangannya di Banten
  • Rakyat dibebaskan membeli barang-barang dari Belanda
  • Jawaban: A. Membebaskan rakyat Banten untuk tidak terikat dengan monopoli Belanda

    Dilansir dari Encyclopedia Britannica, sejak kedatangan belanda dibawah pimpinan cornelis de houtman belanda selalu berusaha menerapkan monopoli perdagangan rempah-rempah terutama setelah berdirinya voc. dalam menghadapi keinginan belanda tersebut sultan ageng tirtayasa menerapkan kebijakan “perdagangan bebas” yang berarti membebaskan rakyat banten untuk tidak terikat dengan monopoli belanda.

    Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Antara Ternate dan Tidore terjadi persaingan dalam hal memperluas kekuasaan dan perdagangan sehingga sering terjadi peperangan. oleh sebab itu, kerajaan-kerajaan tersebut membentuk persekutuan dengan daerah yang mereka pengaruhi. Persekutuan itu biasa disebut Uli Siwa dan Uli Lima. Di bawah ini yang termasuk Uli Lima adalah? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

    Originally posted 2022-02-12 22:17:46.

    Tinggalkan komentar